Memulai Bisnis Online Untuk Mahasiswa, Sebuah Sharing Pengalaman

Memulai bisnis online untuk mahasiswa sebenarnya bisa dikatakan susah-susah gampang. Saya juga memulai bisnis online ketika mahasiswa dan beruntungnya saya bisa memperoleh hasil yang cukup memuaskan hingga saat ini. Keberhasilan saya mendapatkan hasil yang lumayan ketika awal-awal memulai bisnis online sebenarnya bisa dianggap sebagai sebuah keberuntungan dan kebetulan, bukan karena sesuatu yang direncanakan dengan baik atau hasil dari pembelajaran yang terpandu. Kebetulan saya memulainya dengan cara yang mudah untuk dicari oleh orang lain dan beruntung produk yang saya pasarkan adalah produk yang sedang naik daun saat itu.

cara memulai bisnis online untuk mahasiswa

Saya memulai bisnis online pertama kali dengan menjual produk kosmetik krim wajah. Saat itu produk yang berfungsi sebagai krim pemutih wajah dan pencerah wajah ini sedang ramai diperbincangkan orang-orang, terutama di media jejaring sosial facebook. Media yang saya gunakan untuk menjual produk kosmetik itu adalah blog gratisan dari blogger dan domain gratisan (.co.cc). Pada waktu itu, domain gratisan yang saya pakai masih diindex google dengan baik dan belum dianggap sebagai domain spam dan berbahaya. Sehingga tanpa membutuhkan waktu lama, kurang dari sebulan postingan saya bisa muncul dihalaman 1 google untuk pencarian dengan keyword nama produk yang saya jual. Memang volume pencariannya saat itu belum terlalu banyak akan tetapi prospek untuk terkonversi menjadi customer bisa diatas 70% pada saat itu.

Saya sendiri sebetulnya tidak terlalu mengenal produk yang saya promosikan di blog. Selain itu saya juga tidak pernah punya stok produk tersebut karena memang tidak punya modal. Semua penjualan saya lakukan dengan sistem dropship. Beruntungnya saat itu teman saya SMP berbaik hati untuk membantu saya jualan dengan sistem seperti itu. Bahkan saya tidak tahu bahwa cara seperti itu namanya adalah dropship. Saat itu diawal-awal saya bisa menjual 5-10 produk perbulan hanya dari aktivitas blogging. Saya juga memanfaatkan blog gratisan tersebut untuk menjual produk-produk lain seperti modem, coklat praline dagangan kakak saya, sampai laptop. Khusus untuk laptop, saya hanya menerima pembelian dengan sistem COD. Saya yang menetapkan, bukan user yang meminta.

Alhamdulillah dari hasil bisnis online kecil-kecilan seperti itu, seorang mahasiswa culun seperti saya bisa memperoleh keuntungan sekitar Rp 300.000 –  Rp 700.000 perbulan disamping jualan coklat di kelas-kelas kuliah. Buat saya yang masih mahasiswa, margin tersebut sudah saya anggap lumayan. Apalagi hanya bermodal ngeblog yang kadang bayar kadang gratisan. Ya kalo lagi sadar saya ngeblog di warnet sekitar 3-4 jam dengan biaya Rp 2.000/jam. Kalo lagi khilaf ya saya minjem laptop temen dan dari spot-spot Wifi diberbagai fakultas di kampus atau pake modus bantuin jaga warnet milik senior di fakultas yang sudah lulus dan buka usaha warnet.

So, menurut saya sangat memungkinkan memulai bisnis online untuk mahasiswa selama ia bisa mengatur waktunya dan jeli melihat peluang. Manfaatkan setiap waktu yang ada untuk cari informasi dan peluang bisnis online yang memungkinkan untuk digarap, baik secara waktu maupun finansial (karena kedua hal tersebut merupakan sesuatu yang sensitif untuk mahasiswa). Setelah itu, sisihkan waktu untuk pelajari setiap peluang yang diperoleh dan pilih diantara peluang-peluang tersebut yang memungkinkan untuk digarap jika dilihat dari sisi ketersediaan waktu dan modal. Saya rasa sekian saja sharing singkat yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat

One Response

  1. Yusuf Muhammad November 2, 2014

Leave a Reply