Kehebohan Para Mastah, Mastih, dan Masbay

Beberapa hari terakhir ini timeline FB dipenuhi oleh aksi para mastah yang rame-rame promosi apa yang harus mereka promosikan (yaiyalah…). Tapi yang paling rame apalagi kalo bukan OnStore.

expert lite

Konsep promosi yang memang dirancang memang terasa sangat viral dan booming banget. Jujur, saya penasaran juga sebetulnya apa sih itu onstore. Sampai akhirnya gabunglah dengan salah satu grup FB hanya demi mendapatkan penjelasan tentang onstore.

Digadang-gadang sebagai bisnis ecommerce yang bakal menyaingin lazada bahkan amazon, jujur onstore bener-bener menggoda saya. Posisi saya saat tergoda bukan sebagai seorang affiliate, tapi seorang vendor pemilik merk yang sedang melihat peluang untuk memperluas jaringan pemasaran.

Sampai akhirnya mulai terkuaklah apa itu onstore. Jujur aja, cara promosi onstore yang agak dirahasia-rahasiain akan “memaksa” kita untuk melakukan kontak entah melalui PM Facebook atau bahkan memberikan data nomor HP kepada para promotor.

Tapi ditengah ke-kepo-an dan agak-agak galau dikit gitu deh, saya bertahan teguh pada pendirian semula, nunggu penjelasan resmi aja. Yang iyanya sih karena males diprospek via telpon atau PM FB. Saya tuh agak ga enakan nolak ketika di prospek, makanya sering jadi korban. Apalagi kalo yang memprospek saya istri sendiri seperti kejadian di Informa Pajajaran Bogor T_T #SayahMahGituOrangnya

Jreng jreng… akhirnya hadirlah video penjelasan ‘resmi’ mengenai Onstore yang diberikan oleh om Andry Salim. Dari video tersebut dapat saya simpulkan (dalam versi saya sendiri) bahwa konsep Onstore memang unik, namun saat ini yang dilihat dan didahulukan para mastah adalah recruiting a la MLM/Network Marketing.

Itulah yang membuat para mastah heboh promoin Onstore dengan gaya dan ciri khas masing-masing. Hanya sampai saat ini belum ada yang promoin dengan ngasih giveaway plugin atau cashback (halah… skip skip).

Bagaimana dengan konsep e-commerce nya sendiri? Ya ada juga sih. Bisa dibilang ini adalah hasil kawin silang antara MLM dan E-commerce yang mungkin akan disebut MLcommerce (ooohh… nooo… #MaksainBanget).

Sebagai pemilik merk, ke-kepo-an saya belum terjawab terutama dengan bagaimana mekanisme gabung sebagai vendor, berapa persentase margin yang harus saya sediakan, dan lain sebagainya. Wajar aja sih, lha wong emang belom resmi di launching. Qiqiqiq….

Cakep-cakep gini saya udah pernah kepo-in Lazada n Saqina, jadi cukup tau bagaimana mekanisme join sebagai vendor dan berapa persentase margin yang harus saya siapkan, hanya belom ditindaklanjuti aja.

==============================
Trus posisi saya dimana?

Saat postingan ini dibuat, posisi saya masih di depan laptop, hehehe… Saya ga benci MLM maupun para pelakunya. Hanya aja saya ga pernah berminat gabung dengan MLM karena menurut saya ada akad transaksi yang dapat dikatakan bathil di dalamnya. (samsarah ‘ala samsarah)

Trus kenapa bikin postingan ini?

Lha wong sesuai judulnya, “Kehebohan Mastah, Mastih, dan Masbay”, jadi saya ya ikut-ikutan heboh aja :v

Jadi nanti ga akan gabung dengan Onstore?

Belum tentu juga. Yang pasti kalo gabung sebagai associate sepertinya ga. Kalo Vendor, ya mungkin aja. Kalo emang produk saya dinilai layak untuk dipasarkan disana dan menguntungkan dari sisi cash flow bisnis, kenapa engga?!
==============================

Postingan ini juga diposting di akun fesbuk sayah https://www.facebook.com/arifuzzaki

One Response

  1. Satudrama November 9, 2015

Leave a Reply